Politik

Khofifah-Emil Unggul di Semua Sub Kultur: Bukti Kepemimpinan Solid di Jatim

Jatim.news – Pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak kembali menunjukkan dominasi mereka di ranah politik Jawa Timur. Berbagai survei politik terbaru menegaskan bahwa kepemimpinan mereka di akui oleh semua sub kultur di provinsi ini, mulai dari daerah tapal kuda, mataraman, hingga arek.

Makin mendekati hari pemungutan suara: 27 Nopember 2024. Kandidat Khofifah Indar Parawansa dan Emil E Dardak diestimasikan leading dibanding dua kompetitornya. Rujukannya hasil survei elektabilitas.

Mereka di kenal mampu menjawab tantangan yang di hadapi oleh masyarakat dari beragam latar belakang budaya. Kombinasi kebijakan pro-rakyat, peningkatan kesejahteraan, serta program-program inovatif di berbagai sektor menjadikan mereka semakin populer di kalangan masyarakat.

Dominasi Khofifah-Emil tidak hanya terlihat di pusat-pusat urban seperti Surabaya dan Malang, tetapi juga di wilayah pedesaan yang kaya dengan adat istiadat. Di daerah tapal kuda, yang sering kali menjadi barometer politik keagamaan, pasangan ini mendapatkan dukungan besar karena program-program keagamaan yang mereka dorong. Begitu pula di wilayah mataraman, yang cenderung memiliki nilai-nilai budaya kuat, Khofifah-Emil berhasil menciptakan keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian tradisi.

Total konstituen Pilgub Jatim 2018 sekitar 30 juta pemilih lebih. Dari jumlah tersebut, total suara sah hasil pemungutan suara sekitar 19,5 juta suara. Di mana pasangan Khofifah dan Emil meraih dukungan 10.465.218 suara, sedang Gus Ipul dan Puti Guntur dengan 9.076.014 suara.

Berbagai kelompok masyarakat mengapresiasi pendekatan solutif yang di hadirkan oleh Khofifah-Emil, yang di anggap mampu mengakomodasi kepentingan semua pihak.

Dengan semakin solidnya dukungan yang di terima dari berbagai lapisan masyarakat, Khofifah dan Emil di anggap sebagai pasangan pemimpin yang berhasil mengintegrasikan keberagaman budaya di Jawa Timur dalam satu visi pembangunan.

Dominasi mereka di semua sub kultur semakin memperkuat posisi mereka dalam lanskap politik Jawa Timur ke depan.

(abi)

Nur Abidah

Recent Posts

Menjemput Demokrasi Khas Indonesia dalam Kedaulatan dan Etika Kekuasaan

OPINI, Jatim.News -- Perdebatan tentang penataan ulang mekanisme pemilihan kepala daerah, apakah tetap melalui pemilihan…

2 hari ago

Perhutani bersama Dinas Porabudpar Nganjuk lakukan Monitoring Dan Evaluasi Kerjasama Wisata

NGANJUK, Jatim.News -- Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Kebudayaan dan…

2 hari ago

Mahasiswa Magang Mandiri Teknik Lingkungan Unair Surabaya Oleh Perhutani Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk resmi menutup dan melepas Magang Mandiri…

2 hari ago

Perhutani Hadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Nganjuk berpartisipasi dalam acara konsultasi publik rancangan…

2 hari ago

Rotasi Jabatan, Polres Madiun Kukuhkan Kabag Ops dan Sertijab Pejabat Jajaran

MADIUN, Jatim.News -- Polres Madiun melaksanakan kegiatan upacara pengukuhan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah…

5 hari ago

Perhutani Jombang Peringati Harlah Sekar Ke 21 Untuk Esitensi Hutan Jawa dan Madura

JOMBANG, Jatim.News -- Dalam rangka hari jadi Sekar ke-21, 11 Januari 2026, DPD Sekar (Serikat…

6 hari ago