(antarajatim)
Madiun – Angin kencang yang melanda Kabupaten Madiun pada Kamis (31/10/2024) sore menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan memaksa warga untuk mengungsi. Hujan deras yang disertai angin kencang ini merusak setidaknya 31 rumah di empat kecamatan, yaitu Balerejo, Wungu, Dagangan, dan Pilangkenceng.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama warga mengevakuasi pohon asam yang tumbang akibat angin kencang di Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (1/11/2024).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menyatakan bahwa angin kencang tersebut juga menumbangkan pohon-pohon besar yang menutup akses jalan raya Madiun-Surabaya. Selain itu, beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan, termasuk satu mobil yang tertimpa pohon tumbang.
Tim BPBD bersama relawan dan Damkar Pemkab Madiun segera turun ke lokasi untuk memotong pohon yang tumbang dan membersihkan puing-puing bangunan. Hingga malam hari, data sementara menunjukkan bahwa dari 31 rumah yang rusak, tiga di antaranya mengalami kerusakan berat.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka akibat bencana ini, namun warga yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah Kabupaten Madiun terus melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
(abi)
JOMBANG, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang menerima kunjungan Tim Penilaian Aset dari…
MADIUN, Jatim.News– Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama (PJU)…
NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri acara Kenal Pamit Kapolres Nganjuk…
OPINI, Jatim.News -- Perdebatan tentang penataan ulang mekanisme pemilihan kepala daerah, apakah tetap melalui pemilihan…
NGANJUK, Jatim.News -- Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Kebudayaan dan…
NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk resmi menutup dan melepas Magang Mandiri…