HUKUM DAN KRIMINAL

Satreskoba Polres Jombang Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal Asal Bali

JOMBANG, Jatim.News — Komitmen Polres Jombang dalam memberantas peredaran miras di Kabupaten Jombang semakin gencar di lakukan, Kali ini upaya penyelundupan miras ilegal asal Provinsi Bali berhasil di gagalkan oleh satuan reserse narkoba (Satreskoba) Polres Jombang

Dari hasil penangkapan tersebut Satreskoba Polres Jombang berhasil mengamankan 1300 botol minuman keras jenis arak bali yang di kemas dalam botol ukuran 600 ml

Upaya penyelundupan miras ilegal terkuak setelah Kanit 1 Satreskoba Polres Jombang Iptu David Waluyo mendapatkan laporan warga terkait pengiriman minuman keras ke Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim satreskoba polres jombang langsung bergegas ke lokasi di Desa Mancilan, Rabu (18/06/2025) sekitar pukul 14:30 Wib, Sesampainya di lokasi, Petugas mengamankan ZAP (19) warga Desa Mancilan yang di duga sebagai Pemesan dan penjual minuman keras

Setelah menangkap ZAP tim satreskoba polres jombang terus memantau di lokasi tempat kejadian, Tak berselang lama mobil pick up ber nomor polisi W 8935 PF yang di kemudikan oleh ES (48) warga Plemahan, Kediri dan kernetnya RKM (20) asal Polagan, Trenggalek tiba di rumah ZAP, Polisi kemudian menggeledah mobil tersebut dan di temukan ribuan miras yang di kemas dalam kardus yang sudah siap edar

Kapolres Jombang melalui Kasatreskoba IPTU Bowo Tri Kuncoro menegaskan ribuan botol minuman keras tersebut akan di pasarkan di wilayah Jombang, Menurut Iptu Bowo sasaran penjualan minuman tersebut mulai dari remaja sampai orang tua

“1300 botol yang kami amankan di pesan oleh ZAP yang rencananya akan di pasarkan di wilayah jombang, Sementara itu ES dan RKM bertugas sebagai pengantar minuman tersebut,” Ujar Iptu Bowo dalam konferensi pers yang di gelar di halaman satreskoba polres jombang, Kamis (19/06/2025)

Ketiga pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 7 ayat (1) jo Pasal 3 ayat (1), serta Pasal 7 ayat (2) jo Pasal 3 ayat (2) Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 16 Tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Mereka terancam denda hingga Rp 20 juta atau kurungan penjara selama tiga bulan.

Menurut bowo sumber kejahatan yang di tangani oleh polres jombang mulai dari pembunuhan, pengeroyokan, pemerkosaan, penganiyayaan berawal dari minuman keras, maka itu ia berkomitmen memberantas peredaran minuman keras di wilayah kabupaten jombang.(Dcky/pras)

jatim.news

Recent Posts

Menjemput Demokrasi Khas Indonesia dalam Kedaulatan dan Etika Kekuasaan

OPINI, Jatim.News -- Perdebatan tentang penataan ulang mekanisme pemilihan kepala daerah, apakah tetap melalui pemilihan…

3 jam ago

Perhutani bersama Dinas Porabudpar Nganjuk lakukan Monitoring Dan Evaluasi Kerjasama Wisata

NGANJUK, Jatim.News -- Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Kebudayaan dan…

4 jam ago

Mahasiswa Magang Mandiri Teknik Lingkungan Unair Surabaya Oleh Perhutani Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk resmi menutup dan melepas Magang Mandiri…

4 jam ago

Perhutani Hadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Nganjuk berpartisipasi dalam acara konsultasi publik rancangan…

4 jam ago

Rotasi Jabatan, Polres Madiun Kukuhkan Kabag Ops dan Sertijab Pejabat Jajaran

MADIUN, Jatim.News -- Polres Madiun melaksanakan kegiatan upacara pengukuhan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah…

3 hari ago

Perhutani Jombang Peringati Harlah Sekar Ke 21 Untuk Esitensi Hutan Jawa dan Madura

JOMBANG, Jatim.News -- Dalam rangka hari jadi Sekar ke-21, 11 Januari 2026, DPD Sekar (Serikat…

5 hari ago