PERISTIWA

Perhutani Nganjuk Berikan Sosialisasi KKP dan KKPP

NGANJUK, Jatim.News — Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menggelar Sosialisasi Program Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) dan Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif (KKPP) kepada LMDH se KPH Nganjuk di Ruang Aula Banjaransari Kantor Perhutani KPH Nganjuk, Kamis (11/12).

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai langkah kongkret dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya hutan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi titik penting dalam mengaktualkan Perdir no. 13/PER/DIR/8/2023 yang menyasar skema Kerjasama antara Perhutani dan Masyarakat dan diharapkan membuka pintu transformasi model kerjasama, sehingga mampu mendorong ekonomi lokal dan menjaga kelestarian hutan.

Kasi Madya Pembinaan SDH Maman Herman yang mewakili Administratur/KKPH Nganjuk Dwi Puspitasari mengatakan sesuai Perdir No. 13 Tahun 2023, semua kegiatan LMDH akan berubah menjadi Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) atau Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif (KKPP).

“Dengan program ini diharapkan dapat lebih meningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan prinsip kemitraan yang saling menguntungkan, jelas mekanismenya, dan berbasis perpaduan tata pengelolaan yang baik serta komitmen ekonomi masyarakat, dan harapan Perhutani program kemitraan baik itu KKP/KKPP cepat terealisasi” jelas Maman Herman.

“Untuk mempercepat terlaksana program kemitraan mohon kerjasamanya untuk mencupi data yang nantinya akan diajukan ke Divre” tambah Maman Herman

Riyanto Ketua LMDH Arto Moro, menyambut baik inisiatif ini. Dengan sosialisasi KKP dan KKPP, pihaknya mendapat gambaran konkrit tentang peluang agroforestri, agroekowisata, dan pemanfaatan hasil hutan dan mempercepat program tersebu

“Kami harap Perhutani tidak hanya mensosialisasikan tetapi juga mendampingi secara teknis, agar implementasi di lapangan berjalan lancar dan manfaatnya betul-betul dirasakan,” ungkap Riyanto dengan penuh harapan.

Dengan sosialisasi KKP dan KKPP ini, pengelolaan hutan tidak hanya memperhatikan ekologi tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Harapannya, LMDH di Nganjuk dapat naik kelas dari sekadar penggarap menjadi mitra produktif bertenaga hukum kuat (KKPP), membuka peluang usaha yang berkelanjutan.

Kunci keberhasilan terletak pada pendampingan lanjutan, transparansi mekanisme, serta sinergi antara Perhutani, LMDH, dan pihak terkait untuk menghadirkan hutan yang lestari, produktif, dan manfaat ekonomi yang nyata bagi warga desa. (pras/jal)

jatim.news

Recent Posts

Dukung KDMP, Perhutani Berkoordinasi dengan Kodim 0811 Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk dan KPH Jombang memperkuat sinergi dengan melakukan…

16 jam ago

Perhutani Nganjuk Dukung Penguatan Ekonomi Melalui Kerja Sama dengan KDMP Desa Siwalan

NGANJUK, Jatim.News -- Perum Perhutani KPH Nganjuk melaksanakan penandatanganan Kerja Sama Sewa Menyewa Tanah antara…

16 jam ago

Perhutani Jombang Gelar Donor Darah Dalam Peringati Bulan K3

JOMBANG, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang peringati bulan K3 nasional, menggelar aksi…

4 hari ago

Perhutani Jombang Bersama Kejaksaan Perkuat Sinergi Jaga Aset dan Kelestarian Hutan

JOMBANG, Jatim.News -- Dalam upaya memperkuat sinergitas melanjutkan kerja sama di bidang hukum, Perhutani Kesatuan…

4 hari ago

Perhutani Nganjuk Dampingi KJPP Verifikasi Aset Biologis dan Non Biologis

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk, melaksanakan pendampingan kepada Tim Kantor Jasa…

4 hari ago

Perhutani Nganjuk Lakukan Kunjungan Silahturahmi Ke Kajari

NGANJUK, Jatim.News -- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk guna memperkuat sinergi melakukan kunjungan…

5 hari ago