(istimewa)
NGANJUK,Jatim.News.com| Dalam rangka pemenuhan kebutuhan tebu giling dari Agroforestry Tebu Mandiri (ATM) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama Pabrik Gula (PG) Rajawali I, Unit PG Rejoagung Baru Madiun, anak perusahaan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Group. melaksanakanTebang Perdana ATM tahun 2026 bertempat di petak 1A-1 luas 7,66 Ha Resot Pemangkuan Hutan (RPH) Turi, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tritik KPH Nganjuk pada Selasa (23/06).
Hadir dalam kegiatan tebang perdana, Administratur KPH Nganjuk Dwi Puspitasari, Wakil Administratur, Yuli Suprianto, Kepala Seksi (Kasi) Madya Produksi dan Ekowisata, Jasmidi, Kepala Seksi Madya (Kasi) PPB, Erjefri M.S., Kepala Seksi (Kasi) Madya Pembinaan SDH, Maman Herman, Kepala BKPH Tritik, Arjuno Suwito bersama jajaran dan dari PG Rajawali I hadir Kepala Sinder Kepala Kantor (SKK), Taufik, Sinder Kepala Wilayah (SKW) Fahrudin dan Yadi Mianto, bersama jajaranny
Administratur KPH Nganjuk,Dwi Puspitasari menyampaikan bahwa budidaya tebu di kawasan hutan Nganjuk dilaksanakan dalam rangka menunjang program pemerintah terkait ketahanan pangan, khususnya penyediaan bahan baku Gula. Pengembangan agroforestry tebu secara mandiri ini merupakan implementasi dari salah satu inisiatif strategis Perhutani yang telah ditetapkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan masuk ke dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Perhutani.
“Kegiatan ATM KPH Nganjuk yang melibatkan PG Rajawali I adalah bentuk kolaborasi bersama mitra BUMN yang kompeten dalam budidaya Tebu dan industri gula, guna menopang pendapatan perusahaan dari bidang Agroforestri serta mendukung pemerintah dalam swasembada Gula nasional,” ujar nya
Sementara itu, Sinder Kepala Kantor PG Rajawali I Madiun, Taufik, menyampaikan terima kasih kepada KPH Nganjuk atas kerjasamanya selama ini karena untuk panen tahun 2026 akan ada suplai tebu giling dari Perhutani KPH Nganjuk. Semoga panen tebu di Tahun 2026 ini bisa berjalan lancar dengan hasil panen maksimal sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Selaku holding perkebunan yang diberikan amanah untuk mensukseskan program pemerintah swasembada gula nasional, kemitraan dengan Perhutani dalam menyiapkan bahan baku tebu giling yang berkualitas membutuhkan strategi TMA 2026 yang baik.
“Pada musim tebang ini, PG Rajawali I Unit PG. Rejoagung Baru Madiun akan disuplai tambahan bahan baku tebu giling dari lahan ATM Perhutani Nganjuk seluas 118,82 hektar. Untuk TMA 2026 sendiri, kami bersama Perhutani Nganjuk telah menyiapkan berbagai strategi untuk mensukseskan musim panen tebu tahun ini,” pungkas Taufik.
Sebagai tambahan, diketahui bahwa potensi ATM Tahun 2026 di KPH Ngajuk tersebar di BKPH Tritik, BKPH Wengkal, BKPH Bagor luas total ATM 118,82 ha dengan target produksi 7.12,20 ton. (mar)
Lamongan,Jatim.News.com – Polres Lamongan memberikan kesempatan kepada para pelanggar lalu lintas yang kendaraannya ditindak dalam…
NGANJUK, Jatim.News -- Dalam upaya meningkatkan sinergi dengan masyarakat desa hutan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan…
LAMONGAN, Jatim.News — Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Deket menggelar kegiatan Gerakan…
LAMONGAN, WacanaNews.co.id– Polres Lamongan menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pelaksanaan…
NGANJUK,Jatim.News.com - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk mendampingi Kodim 081 Nganjuk meninjau lokasi rencana…
LAMONGAN, Jatim.News– Mencuatnya dugaan praktik penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) di sejumlah sekolah dasar di…