Tiga Pilar Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, bersama unsur pemerintah desa dan masyarakat. Melalui kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Tahun 2026. (istimewa)
LAMONGAN, Jatim.News– Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh Tiga Pilar Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, bersama unsur pemerintah desa dan masyarakat. Melalui kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Tahun 2026, warga bersama pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta unsur terkait melaksanakan normalisasi bahu jalan poros desa di jalur Tlogoagung–Sukosongo, tepatnya di sekitar Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sidomukti.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur desa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergitas dan kebersamaan antara Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, bersama perangkat desa, BPD, LPM, unsur Kecamatan Kembangbahu dan masyarakat. Semua unsur hadir dengan semangat yang sama, yaitu menyamakan persepsi, saling mengisi, saling melengkapi, serta bersama-sama mencari solusi terhadap kebutuhan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Sidomukti Aipda Nanang Sumantri, S.H. dan Babinsa Sidomukti Serka Rahmanto turut hadir melakukan monitoring sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Kehadiran tiga pilar plus tersebut menjadi wujud nyata bahwa keamanan, pembangunan dan pelayanan masyarakat tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dan kepedulian seluruh unsur.
Kapolsek Kembangbahu Iptu Sono, S.H., mengatakan bahwa sinergitas tiga pilar harus terus dijaga dan ditingkatkan karena masing-masing memiliki peran yang saling melengkapi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
«“Kita harus menyamakan persepsi, saling mengisi dan saling melengkapi. Tiga Pilar bukan berjalan sendiri-sendiri, tetapi bersama-sama hadir di tengah masyarakat untuk mencari solusi dan memberikan manfaat. Ketika komunikasi dan kebersamaan terjalin dengan baik, pembangunan dan pemeliharaan kamtibmas juga akan lebih mudah diwujudkan,” ujar Iptu Sono.»
Menurutnya, kegiatan PKTD juga memiliki manfaat ganda. Selain membantu meningkatkan kondisi infrastruktur jalan dan kenyamanan pengguna jalan, program tersebut turut memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan desa sekaligus membuka kesempatan kerja bagi warga.
Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah desa, TNI-Polri, lembaga desa dan masyarakat saling menguatkan sesuai peran masing-masing, sehingga pembangunan dapat berjalan seiring dengan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pembangunan desa sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri untuk masyarakat, dengan terus membangun kedekatan, komunikasi dan kemitraan bersama warga.
“Hadir, Mengabdi, dan Memberikan Rasa Aman dan Nyaman.(Iswanto/pras)
LAMONGAN, Jatim.News -- Warga menemukan kerangka manusia di kawasan Hutan Petak 23 A, Desa Tenggerejo,…
MADIUN, Jatim.News -- Keberhasilan Kabupaten Madiun dalam mengimplementasikan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha…
JOMBANG, Jatim.news.com| Mengantisipasi potensi kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutlah) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang,…
LAMONGAN, Jatim.News– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan kembali memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan…
Musirawas, Jatim.news.com – Pemerintah Desa Trimukti Kecamatan BTS ULU Kabupaten Musirawas merayakan Hari Ulang Tahun…
LAMONGAN, Jatim.News– Polres Lamongan menggelar kegiatan Aniversary 3 Tahun LA Police Runners dengan tema “Lari…