PENDIDIKAN

Bulan Ramadhan Tahun 2024, Berikut Jadwal Sekolah Dari Disdikbud Jombang

JOMBANG, Jatim.News — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang sudah menetapkan jadwal masuk dan libur sekolah selama bulan suci Ramadhan tahun 2024.

Kepala Disdikbud Jombang Senen menerangkan bahwa selama bulan Ramadhan, siswa TK, SD dan SMP pulang dua jam lebih awal. Karena hari efektif sekolah tetap, yaitu Senin-Jumat dan pembelajaran efektif hanya berlaku mulai 15 Maret sampai 4 April saja.

“Jadwal yang kami berikan kepada satuan pendidikan hanya berlaku untuk siswa, sementara aturan terkait libur guru, mengikuti peraturan kepegawaian yang berlaku,” terang Senen, Jum’at (8/3/2024).

Menurut Senen, libur awal puasa berlaku mulai 12-14 Maret. Dilanjutkan dengan pembelajaran efektif mulai 15 Maret sampai 3 April. Sedangkan hari efektif fakultatif dilakukan mulai 1 sampai 4 april, diisi dnegan kegiatan keagamaan, seperti pondok ramadan, atau pembayaran zakat fitrah.

”Peraturan, dan teknis pelaksanaan kami serahkan kepada satuan pendidikan masing-masing. Untuk libur hari raya Idul Fitri tanggal 8 sampai 17 April, dan pembelajaran kembali efektif mulai 18 April 2024,” jelasnya.

Sedangkan pembelajaran selama bulan ramadan juga banyak berubah. Satu jam pelajaran hanya 25 menit dan siswa masuk lebih siang. Pada jenjang SMP yang biasanya masuk pukul 07.00 WIB, kini lebih siang 30 menit menjadi 07.30 WIB.

Sementara hari Senin-Kamis, yang biasanya pulang pukul 15.00 WIB, selama ramadan, siswa pulang dua jam lebih awal yaitu pukul 13.10 WIB. Sementara itu hari Jumat, yang biasanya pulang pukul 14.00 WIB, kini pulang pukul 12.05 WIB.

Pada jenjang SD, dimulai pukul 07.30 sampai pukul 12.45. Pulang sekitar satu jam lebih cepat yang biasanya pukul 14.00 WIB di hari Senin-Kamis, Sementara hari Jumat pulang pukul 10.15 WIB.

Untuk jenjang PAUD, usia 0-2 tahun hanya masuk dua hari seminggu, dengan durasi satu jam, usia 3-4 tahun durasi 90 menit empat hari seminggu, dan 5-6 tahun, durasi 120 menit enam hari seminggu.

”Kalau diatas 5-6 tahun, belajar enam hari seminggu, nah yang lainnya kan ada yang dua hari ada yang empat hari, itu waktu belajarnya menyesuaikan dengan jadwal yang dibuat satuan pendidikan,” tandas Senen. (din/tyo)

jatim.news

Recent Posts

PERHUTANI KPH NGANJUK DUKUNG BHAYANGKARA OFF ROAD DALAM RANGKA HUT BHAYANGKARA KE 80 & HARI BAKTI ADHYKSA KE 66

NGANJUK, Jatim.News | Perhutani KPH Nganjuk bersinergi dengan Forkopinda Kabupaten Nganjuk dalam kegiatan Bhayangkara Off…

6 jam ago

Perhutani KPH Nganjuk Bersama CDK Wilayah Nganjuk Dukung Proyek Strategis Daerah Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk, bersama CDK Wilayah Nganjuk dukung Proyek…

7 jam ago

Perhutani Bersama CDK Wilayah Nganjuk dan PLMDH Nganjuk Melaksanakan Audien dengan Bupati Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News| Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang, Perhutani…

7 jam ago

Promo Spesial McDonald’s x Debit BRI, 27–28 Juli! PaNas 1 + PaNas 2 Cuma Rp45.130

Jatim.News.Com – Kabar gembira bagi pencinta ayam krispy McDonald’s! Promo spesial kolaborasi McDonald’s x Kartu…

1 hari ago

Kapolres Lamongan Perkuat Sinergi dengan Kajari Lamongan, Wujudkan Penegakan Hukum yang Efektif

Lamongan, Jatim.News – Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.SI. melaksanakan silaturahmi dengan Kepala…

2 hari ago

Perhutani Hadiri Rapat Kerja DPRD Nganjuk, Tindak Lanjut Relokasi Lahan Warga Dampak Pembangunan Bendungan Semantok

NGANJUK,Jatim.News | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri Rapat Kerja DPRD Kabupaten Nganjuk mengenai…

3 hari ago