INEWS

Panwascam Jombang Dilaporkan Ke Bawaslu

JOMBANG, Jatim.News      –      Jajaran Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) se Kecamatan Jombang melayangkan surat mosi tidak percaya kepada Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Jombang.

Dari 20 PKD se Kecamatan Jombang, diketahui 15 diantaranya turut membubuhkan tandatangan mosi tidak percaya. Selanjutnya, surat dilayangkan ke Bawaslu sebagai laporan pengaduan, Kamis (7/3/2024).

Dalam pengaduannya ke Bawaslu, PKD menyoal kinerja Panwascam terutama terhadap munculnya 3 sikap yang dinilainya sudah memicu ketidaknyamanan bagi PKD. 

Tiga sikap itu antaralain adalah, (1) Panwascam telah mengirimkan pesan WA kepada sejumlah PTPS, PPS dan Lurah tanpa didahului upaya konfrimasi kepada PKD. 

Pesan WA tersebut berisi himbauan kepada PPTS agar menanyakan uang yang menjadi haknya apa sudah diberikan secara penuh oleh PKD. 

Himbauan itu disertai rincian uang hak PTTS dan rincian uang yang diterima PKD sebagai pembanding. Pada akhirnya himbauan tanpa konfirmasi itu hanya memicu polemik antara PTTS dan PKD. 

Tidak hanya itu, dengan himbauan tersebut, PKD merasa terstigma telah melakukan perbuatan tidak jujur yang dikesankan seolah-olah telah memotong uang yang menjadi hak PTTS. 

(2) PKD sering mendapatkan intimidasi berupa kalimat-kalimat ancaman pemecatan dari Panwascam dengan dalih SK pengangkatan dan pemberhentian PKD menjadi kewenangan Panwascam. 

(3) Pada akhirnya sikap yang demikian itu dinilai sebagai bentuk otoriter lembaga Panwascam. 

Dalam surat pengaduannya, PKD meminta agar Ketua Panwascam Jombang diberhentikan dari kedudukannya sebagai komisioner Panwascam. Jika itu tidak penuhi, langkah pelaporan pencemaran nama baik akan ditempuh. 

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Jombang, David Budiyanto SIP, yang dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp belum bisa memberikan keterangan karena sedang berada diluar kantor. 

“Saya belum baca isi suratnya. Saya masih di luar kantor, “singkat David, Kamis (7)3/2024) pukul 14.56. 

Sementara itu, Ketua Panwascam Jombang, Heru Widodo, yang dikonfirmasi pada Jumat (8/3/2024), memilih tidak menanggapi pengaduan pihak PKD tersebut. 

“Wa”alaikumsalam….nggih Cak Din…Suwun info nipun. Ngapunten….mboten wonten tanggapan nopo-2…🙏,”tulis Heru melalui sambungan whatsapp. (din)

jatim.news

Recent Posts

Perkuat Pelayanan Publik, Aparatur Desa di Madiun Dibekali Bimtek Fokus, Integritas dan Inovasi

MADIUN, Jatim.News -- Aparatur pemerintah desa se-Kecamatan Madiun mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas yang…

3 minggu ago

Ideologi Sunyi, Spiritualitas Kuasa, dan Jalan Takdir Gus Gudfan Menuju Nahdlatul Ulama Abad Kedua

OPINI, Jatim.News -- Ada jenis kepemimpinan yang lahir dari panggung. Ia dibentuk oleh kamera, tepuk…

3 minggu ago

Dukung Ketahanan Pangan, Perhutani Nganjuk Terima Permohonan Kerja Sama Budidaya Tebu dari CV. Brawijaya Timur Perkasa.

NGANJUK, Jatim.News.Com | Perhutani Kesatan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menerima kunjungan Direktur CV. Brawijaya Lumajang…

3 minggu ago

Perhutani KPH Nganjuk Perkuat Sinergi dengan Instansi Terkait Rencana Koperasi Desa Merah Putih

NGANJUK, Jatim.News.com | Perum Perhutani KPH Nganjuk perkuat sinergi rencana lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah…

3 minggu ago

Kemenag Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026

SUMENEP,Jatim.News.com – Umat Islam di Indonesia kini sudah mendapatkan kepastian hukum mengenai waktu pelaksanaan salat…

3 minggu ago

MCK Mangkrak di Jombang 3: Kades Langgar Surat Pernyataan, Perkim Sudah Layangkan Teguran 4 Kali

JOMBANG, Jatim.News -- Dugaan Korupsi anggaran proyek MCK di Desa Plabuhan Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang…

4 minggu ago