PERISTIWA

Resepsi Pernikahan Berujung Keracunan: Puluhan Warga Ponorogo Terkena Dampaknya

Ponorogo – Puluhan warga Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, dan Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo mengalami gejala keracunan makanan setelah menghadiri resepsi pernikahan. Insiden ini memicu kepanikan di kalangan keluarga dan masyarakat setempat, yang kini menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Menurut informasi yang diterima dari pihak kepolisian dan dinas kesehatan setempat, lebih dari 10 orang melaporkan gejala mual, muntah, dan diare setelah menyantap hidangan di acara resepsi pernikahan. Sebagian dari mereka langsung dibawa ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Empat orang warga harus menjalani perawatan inap di Puskesmas Ngrandu, Kauman. Sementara itu, belasan orang lainnya menjalani rawat jalan setelah memeriksakan diri ke puskesmas setempat.

Salah satu korban, Rika Widianawati (29) yang hadir bersama keluarganya, mengatakan, “Setelah makan malam di resepsi, banyak dari kami yang merasa tidak enak badan. Tidak lama kemudian, beberapa anggota keluarga saya mulai muntah dan diare. Kami sangat khawatir dan langsung mencari bantuan medis.”

Petugas medis yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal dan memberikan perawatan kepada para korban. Mereka juga mengumpulkan sampel makanan yang di konsumsi untuk di uji di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti keracunan. “Kami sudah mengambil sampel dari makanan yang di sajikan di resepsi dan melakukan pemeriksaan untuk memastikan apa yang menyebabkan gejala keracunan ini,” jelas Mohamad Budi Setiawan, Kepala Puskesmas setempat.

“Tercatat ada 28 orang yang terdampak. Lima orang di antaranya masuk rumah sakit.” jelasnya

Saat ini, pihak berwenang terus menyelidiki insiden ini untuk menentukan penyebab keracunan makanan dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Sementara itu, masyarakat di minta untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk dari pihak berwenang dan medis.

(abi)

Nur Abidah

Recent Posts

Penemuan Bayi Dalam Kardus di Gubuk Warung, Polsek Karangbinangun Bergerak Cepat

LAMONGAN, Jatim.News– Warga dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang baru lahir di dalam kardus…

2 hari ago

Tiga Kendaraan Tabrakan Beruntun Di Tikung, Polisi Ungkap Penyebabnya

Lamongan, Jatim.News– Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Lamongan-Mantup, tepatnya di Desa…

4 hari ago

Jasmerah! Isbiantoro Pemilik Nama PSHT dan SHT Sampai 2036

MADIUN, Jatim.News -- Status kepemilikan merek Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Setia Hati Terate…

4 hari ago

Apa Itu Bell’s Palsy ? Dokter RSUD Jombang Ungkap Gejalanya

JOMBANG, Jatim.News.com— Wajah yang tiba-tiba mencong atau sulit digerakkan pada salah satu sisi kerap membuat…

5 hari ago

Babinsa Tikung Gerak Cepat Cek Rumah Roboh Akibat Angin Kencang

​LAMONGAN, Jatim.News — Bencana angin kencang kembali menerjang kawasan Kabupaten Lamongan dan menyebabkan kerusakan pada…

1 minggu ago

Beri Rasa Aman, Pamapta Patroli Sasar Toko Emas Di Pasar Kota Lamongan

Lamongan, Jatim.News– Polres Lamongan melalui personel Pamapta 110 melaksanakan patroli dan pemantauan di kawasan Pasar…

1 minggu ago