Kondisi Hiu Tutul yang terdampar saat ditemukan warga.
Lumajang – Seekor hiu tutul sepanjang 7 meter di temukan tewas terdampar di Pantai Mbah Drajit, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, pada Jumat malam, 18 Oktober 2024. Hiu tutul dengan diameter perut antara 2 sampai 3 meter dan berat sekitar 3 ton ini di duga terdampar akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut.
Penemuan ini pertama kali di laporkan oleh seorang nelayan setempat sekitar pukul 22.00 WIB. Saat di temukan, hiu tersebut sudah dalam kondisi mati. Kejadian ini segera menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong datang untuk melihat langsung hewan laut langka tersebut.
Aipda Agus Kristanto dari Polsek Yosowilangun menyatakan bahwa pihaknya bersama BPBD Lumajang dan Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang akan segera menguburkan bangkai hiu tersebut untuk mencegah bau tidak sedap dan menjaga kebersihan pantai. “Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk proses penguburan hiu tutul ini,” ujarnya.
Hiu tutul, atau Rhincodon typus, termasuk dalam kategori hewan yang di lindungi berdasarkan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut dan mengantisipasi dampak perubahan iklim yang semakin ekstrem.
(abi)
Berita.jatim.Com, Nganjuk- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama PT PG Rajawali I melaksanakan survei…
Jatim.News.Com JOMBANG – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang kembali menggelar pengajian rutin Jumat Legi…
Jatim.News.Com Madiun - Polres Madiun bersama Perhutani KPH Madiun melaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka…
NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani KPH Jombang melalui BKPH Krondong bersama TNI dan Polri Menutup Wisata…
MADIUN, Jatim.News -- Suasana tenang di tempat latihan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayah…
NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri undangan Kepala Bappeda Kabupaten Nganjuk…