PENDIDIKAN

Komisi IV DPRD Situbondo Prioritaskan Guru PAUD, Rekomendasikan Pergeseran Anggaran Rp 3,2 Miliar

Situbondo – Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo telah merekomendasikan pergeseran anggaran sebesar Rp 3,2 miliar untuk meningkatkan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ketua Komisi IV, M Faisol, menyatakan bahwa anggaran yang sebelumnya di alokasikan untuk Situbondo Ethnic Festival (SEF) di anggap terlalu besar jika di bandingkan dengan kebutuhan anggaran Standard Pelayanan Minimal (SPM) untuk PAUD.

Dalam rapat pembahasan penyusunan Raperda APBD 2025 bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dis pendikbud) Kabupaten Situbondo, Komisi IV mencatat beberapa poin penting, termasuk pemerataan tenaga pengajar dan peningkatan kesejahteraan guru. Faisol menekankan bahwa anggaran SEF sebesar Rp 3,25 miliar sebaiknya di alihkan untuk memenuhi kebutuhan SPM pendidikan anak usia dini yang hanya di anggarkan Rp 1,2 miliar.

M Faisol menyebutkan Anggaran SEF itu masuk pada 3 sub kegiatan, pertama sub kegiatan Pemberian penghargaan kepada pihak yang berprestasi atau berkontribusi luar biasa sesuai dengan prestasi dan kontribusinya dalam pemajuan kebudayaan sebesar Rp 3.25 miliar, kedua sub kegiatan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan objek pemajuan tradisi budaya sebesar Rp380 juta dan ketiga sub kegiatan pembinaan sumber daya manusia, lembaga, dan pranata tradisional sebesar Rp500 juta.

Dengan pagu anggaran sebesar Rp 484,6 miliar untuk APBD 2025, Faisol berharap anggaran tersebut dapat di gunakan untuk kepentingan yang lebih pro masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

“Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini untuk 2024 Rp. 3,2 miliar ini bisa di tingkatkan di Tahun 2025 dengan cara menggeser anggaran yang tidak terlalu perlu sehingga untuk Pelaksanaan Situbondo ethnic Festival yang pelaksanaanya di ikuti oleh 17 Kecamatan Situbondo dan 10 dari Kabupaten/Kota luar. Mohon di pertimbangkan untuk pelaksanaan SEF tahun 2025 pesertanya dari Kabupaten Situbondo saja,” imbuhnya.

Terakhir Ketua Komisi IV DPRD Situbondo itu merekomendasikan kepada Dispendikbud untuk melakukan verifikasi sekolah-sekolah yang jumlah guru dengan jumlah siswanya tidak imbang, sebab menurut di beberapa tempat ada sekolah yang minim sekali muridnya sedangkan Gurunya banyak.

(abi)

Nur Abidah

Recent Posts

Bell’s Palsy atau Stroke? Dokter RSUD Jombang Ungkap Cara Membedakan Wajah Mencong Mendadak

JOMBANG, Jatim.News.com— Wajah yang tiba-tiba mencong atau sulit digerakkan pada salah satu sisi kerap membuat…

9 jam ago

Babinsa Tikung Gerak Cepat Cek Rumah Roboh Akibat Angin Kencang

​LAMONGAN, Jatim.News — Bencana angin kencang kembali menerjang kawasan Kabupaten Lamongan dan menyebabkan kerusakan pada…

3 hari ago

Beri Rasa Aman, Pamapta Patroli Sasar Toko Emas Di Pasar Kota Lamongan

Lamongan, Jatim.News– Polres Lamongan melalui personel Pamapta 110 melaksanakan patroli dan pemantauan di kawasan Pasar…

3 hari ago

Muspika Wonosalam Cek Dapur SPPG, Pastikan Pengelolaan Makanan Berjalan Sesuai Prosedur

JOMBANG, Jatim.news.com– Kapolsek Wonosalam bersama jajaran Muspika Kecamatan Wonosalam melakukan pengecekan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan…

4 hari ago

Semarak Kemerdekaan, RS Dolopo Madiun Gelar Jalan Sehat untuk Perkuat Semangat Pengabdian

MADIUN, Jatim.news.com - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, RS Dolopo Madiun menggelar jalan…

2 minggu ago

Seorang Pria Lansia Ditemukan Meninggal Dunia Di Depan Toko Emas Pasar Tingkat Lamongan

LAMONGAN, Jatim.news.com– Laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polres Lamongan kembali ditindaklanjuti dengan cepat…

2 minggu ago