PERISTIWA

Perhutani Hadiri Doa Bersama dan Ziarah Leluhur Momen Hari Jadi Kabupaten Nganjuk ke 1089

NGANJUK, Jatim.News — Perum Perhutani dukung Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk menggelar do’a bersama dan ziarah leluhur dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Nganjuk ke 1089 yang di gelar di Masjid Al Mubarok Desa Kacangan Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Kamis (09/04).

Seluruh elemen Forkopimda dan masyarakat berkumpul untuk melaksanakan doa bersama, tahlil, serta ziarah makam para pendahulu sebagai wujud syukur dan penghormatan terhadap sejarah.

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 100 undangan ini dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, didampingi Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan, perwakilan Danrem, Sekda, Perum Perhutani KPH Nganjuk serta para Kepala OPD dan Camat se-kabupaten. Rangkaian acara dimulai dengan istighotsah, doa bersama, hingga penyerahan santunan kepada 25 lansia sebagai bentuk kepedulian sosial.

Bupati Nganjuk Marhaen Jumadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke 1089 menjadi momentum untuk mengenang jasa para leluhur yang telah membuka dan membangun Kabupaten Nganjuk serta mengajak seluruh masyarakat untuk selalu bersyukur, menjaga kebersamaan, serta tidak melupakan sejarah sebagai bagian dari jati diri daerah.

“Apa yang disampaikan Bapak Bupati sangat tepat, bahwa mengenang jasa para leluhur adalah bagian penting dalam menjaga identitas dan jati diri masyarakat. Perhutani KPH Nganjuk mendukung sepenuhnya upaya pelestarian budaya ini sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah serta penguatan nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat,” ujar Wakil Administratur Yuli Suprianto yang mewakili Admisistratur KPH Nganjuk Dwi Puspitasari

Lebih lanjut, Wakil Administratur Yuli Suprianto menegaskan bahwa kegiatan bernuansa budaya dan religi seperti ini memiliki peran strategis. “Selain mempererat tali silaturahmi, acara ini juga menjadi sarana memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.” Jelasnya

Acara ditutup dengan prosesi ziarah ke makam Kanjeng Jimat Sosro Koesoemo dan R. Singosari serta pemotongan tumpeng. Melalui tradisi ini, diharapkan nilai-nilai luhur kearifan lokal terus terjaga dan menjadi fondasi kuat bagi Nganjuk yang semakin maju, aman, dan sejahtera. (pras/jal)

jatim.news

Recent Posts

Perkuat Pelayanan Publik, Aparatur Desa di Madiun Dibekali Bimtek Fokus, Integritas dan Inovasi

MADIUN, Jatim.News -- Aparatur pemerintah desa se-Kecamatan Madiun mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas yang…

6 hari ago

Ideologi Sunyi, Spiritualitas Kuasa, dan Jalan Takdir Gus Gudfan Menuju Nahdlatul Ulama Abad Kedua

OPINI, Jatim.News -- Ada jenis kepemimpinan yang lahir dari panggung. Ia dibentuk oleh kamera, tepuk…

1 minggu ago

Dukung Ketahanan Pangan, Perhutani Nganjuk Terima Permohonan Kerja Sama Budidaya Tebu dari CV. Brawijaya Timur Perkasa.

NGANJUK, Jatim.News.Com | Perhutani Kesatan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menerima kunjungan Direktur CV. Brawijaya Lumajang…

1 minggu ago

Perhutani KPH Nganjuk Perkuat Sinergi dengan Instansi Terkait Rencana Koperasi Desa Merah Putih

NGANJUK, Jatim.News.com | Perum Perhutani KPH Nganjuk perkuat sinergi rencana lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah…

1 minggu ago

Kemenag Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026

SUMENEP,Jatim.News.com – Umat Islam di Indonesia kini sudah mendapatkan kepastian hukum mengenai waktu pelaksanaan salat…

2 minggu ago

MCK Mangkrak di Jombang 3: Kades Langgar Surat Pernyataan, Perkim Sudah Layangkan Teguran 4 Kali

JOMBANG, Jatim.News -- Dugaan Korupsi anggaran proyek MCK di Desa Plabuhan Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang…

2 minggu ago