Perhutani Nganjuk Matangkan Rencana Tebang Muat Angkut (TMA) Tebu di Kawasan Hutan

KPH Perhutani Nganjuk Bersama PG Rajawali I Lakukan Survei (istimewa)

Berita.jatim.Com, Nganjuk- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama PT PG Rajawali I melaksanakan survei lapangan areal budidaya tebu Agroforestri Tebu Mandiri (ATM) masa tanam 2025/2026 di wilayah BKPH Bagor, meliputi RPH Awar-awar, RPH Malangbong, dan RPH Gawok, Jumat (24/04).Survei dilakukan melalui pengambilan sampel batang tebu untuk diuji kadar kemanisannya (brix) guna mengetahui tingkat kematangan tebu giling. Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Tebang Muat Angkut (TMA) berdasarkan umur tanaman, tingkat kematangan, serta prioritas akses angkutan.

Administratur Perhutani KPH Nganjuk, Dwi Puspitasari, melalui Kepala Sub Seksi Agroforestri dan Ekowisata, Muhajin, menegaskan komitmen Perhutani dalam mendukung pemenuhan bahan baku gula nasional melalui pengembangan tebu di kawasan hutan.
“Pengembangan tebu di KPH Nganjuk telah dimulai sejak 2022 dan hingga 2025 mencapai luasan 304,34 hektare. Survei ini penting untuk menentukan tingkat kematangan tebu sebagai dasar penyusunan rencana tebang, muat, dan angkut,” ujarnya.

Perwakilan PT PG Rajawali I, Denis Dwi Triasmoko, menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani dalam pelaksanaan survei tersebut.
“Kami berterima kasih atas fasilitasi dan pendampingan Perhutani sehingga survei berjalan lancar dan data yang dibutuhkan dapat diperoleh. Harapannya, kerja sama ini dapat mendukung peningkatan produksi gula nasional,” katanya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini turut dihadiri KSS Agroforestri dan Ekowisata Muhajin, Asper/KBKPH Bagor Dasar Santoso, KRPH Gawok Zanuar Setia Budi, serta jajaran PT PG Rajawali I wilayah Nganjuk.
Melalui survei ini, diharapkan perencanaan TMA dapat berjalan lebih tepat dan efisien, sehingga mendukung optimalisasi produksi tebu dan keberlanjutan program agroforestri di wilayah KPH Nganjuk. (Pras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *