EKONOMI

3.041 Formasi PPPK Dibuka Pemkab Lamongan, Ini Syarat dan Jadwalnya

Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2024.

Formasi yang Tersedia Dari total 3.041 formasi yang dibuka, mayoritas dialokasikan untuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, mengingat kebutuhan yang mendesak di kedua sektor tersebut. Berikut rincian formasi PPPK yang tersedia:

  • Tenaga Pendidik: 220 formasi
  • Tenaga Kesehatan: 157 formasi
  • Tenaga Teknis: 2.664 formasi

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lamongan, Shodikin, mengungkapkan berdasarkan Keputusan Bupati Lamongan Nomor : 188/157/KEP/413.205/2024 Tanggal 24 September 2024 tentang penetapan kebutuhan PPPK Tahun 2024, Pemkab
Lamongan menerima alokasi pemenuhan kebutuhan sebanyak 3.041.

Syarat Pendaftaran Pemkab Lamongan telah mengumumkan sejumlah syarat yang harus calon pelamar PPPK penuhi. Berikut syarat-syarat utamanya:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Usia minimal 20 tahun dan maksimal 59 tahun.
  3. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan formasi.
  4. Bagi tenaga pendidik, mengutamakan yang sudah memiliki sertifikasi guru.
  5. Tidak pernah di berhentikan secara tidak hormat dari instansi pemerintah atau swasta.
  6. Tidak terlibat dalam tindak pidana korupsi atau pelanggaran hukum lainnya.
  7. Siap ditempatkan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
  8. Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI, Kepala Desa/Dusun, Perangkat Desa/Dusun.
  9. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.

Jadwal Pendaftaran dan Tahapan Seleksi Proses pendaftaran seleksi PPPK ini di lakukan dengan membuat akun pada portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) https://sscasn.bkn.go.id.

jadwal pendaftaran seleksi PPPK Tahun Anggaran 2024 akan terlaksana dalam 2 periode. Untuk pendaftaran periode pertama mulai pada tanggal 1 sampai 20 Oktober 2024.

Sementara pendaftaran periode kedua mulai pada tanggal 17 November sampai 31 Desember 2024, di peruntukkan bagi pelamar dengan kategori tenaga non ASN yang aktif bekerja di Instansi Pemerintah Kabupaten Lamongan paling sedikit 2 tahun secara terus menerus.

(abi)

Nur Abidah

Recent Posts

Bupati Madiun Ajak Pemuda Gigih, Tangguh, dan Jaga Persatuan pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98

MADIUN, Jatim.News -- Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak generasi muda untuk terus meneladani semangat perjuangan…

5 hari ago

Perhutani Jombang Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Warga Dusun Sendang Gogor Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang, perduli masyarakat yang tinggal di dalam…

5 hari ago

DLH Jombang Kerahkan 50 Personil Usai Puncak Jombang Fest 2026 Bersihkan Sampah

JOMBANG, Jatim.News - DLH Kabupaten Jombang melalui Satgas Penanganan Sampah dan Satgas Pengelolaan RTH mengerahkan…

1 minggu ago

Taklukkan SMA DU 1 dengan Skor 2-0, SMA DU 2 Raih Gelar Juara Liga Unit Darul Ulum 2026.

JOMBANG, Jatim.News.com– SMA DU 2 berhasil mengukuhkan diri sebagai kampiun Liga Unit Pondok Pesantren Darul…

1 minggu ago

Gelar Monev Kemitraan, Perhutani Jombang Berikan 617 Juta Sering Produksi ke LMDH

JOMBANG, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang bersama Perhutani Divre (Devisi Regional) Jawa…

1 minggu ago

Dishub Kabupaten Madiun Jadi Kiblat Nasional, Bongkar Sukses 7.459 Titik APJ Lewat Skema KPBU di Depan Bupati Garut

MADIUN, Jatim.News – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun menjadi pusat perhatian nasional. Keberhasilannya mengelola 7.459…

2 minggu ago