PEMERINTAHAN

Ratusan Fasyankes Siaga, Pemprov Jatim Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Kesehatan Nataru

Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiagakan ratusan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan kesehatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini untuk menjamin mobilitas masyarakat tetap aman, sehat, dan lancar selama periode liburan.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhi Karyono, menyatakan bahwa sebanyak 437 rumah sakit dan 973 puskesmas telah di siagakan di seluruh wilayah Jatim. Selain itu, 320 dokter, 2.738 perawat, 88 tenaga kesehatan tradisional, dan 745 ambulans beserta pengemudinya juga siap memberikan layanan kesehatan 24 jam selama momen Nataru.

Untuk mendukung pelayanan cepat, 260 pos kesehatan telah di dirikan di lokasi-lokasi strategis. Pos kesehatan ini siap memberikan pelayanan kesehatan dasar, konsultasi kesehatan, pelayanan kesehatan tradisional, serta berbagai layanan pendukung lainnya seperti penyediaan area bermain anak-anak dan barbershop.

“Kita juga menyediakan Griya Sehat yang tersebar di lima kabupaten/kota untuk menawarkan layanan kesehatan tradisional. Kita juga siap dengan logistik, seperti obat-obatan, emergency kit, alat kesehatan pemeriksaan vital sign, bed, dan sarana prasarana pemeriksaan pasien,” ujarnya.

Selain kesiapan fasilitas kesehatan, Pemprov Jatim juga telah melakukan kesiapsiagaan di tempat-tempat wisata yang berpotensi menjadi pusat tujuan wisatawan. Langkah ini di ambil untuk memastikan bahwa wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.

Pemprov Jatim juga telah menyiagakan 36 Public Safety Center (PSC) untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan darurat. Masyarakat dapat melaporkan setiap keadaan darurat melalui PSC di wilayah masing-masing.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur telah melakukan monitoring dalam rangka kesiapan faskes dan pos kesehatan melalui kunjungan lapangan sepanjang rest area jalan tol Ngawi-Probolinggo, terminal, bandara, pelabuhan, stasiun, rumah sakit, dan puskesmas.

Dengan langkah-langkah antisipatif ini, di harapkan masyarakat Jawa Timur dapat menjalani liburan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa khawatir akan kebutuhan kesehatan yang mendesak.

(abi)

Nur Abidah

Recent Posts

PERHUTANI KPH NGANJUK DUKUNG BHAYANGKARA OFF ROAD DALAM RANGKA HUT BHAYANGKARA KE 80 & HARI BAKTI ADHYKSA KE 66

NGANJUK, Jatim.News | Perhutani KPH Nganjuk bersinergi dengan Forkopinda Kabupaten Nganjuk dalam kegiatan Bhayangkara Off…

5 jam ago

Perhutani KPH Nganjuk Bersama CDK Wilayah Nganjuk Dukung Proyek Strategis Daerah Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk, bersama CDK Wilayah Nganjuk dukung Proyek…

5 jam ago

Perhutani Bersama CDK Wilayah Nganjuk dan PLMDH Nganjuk Melaksanakan Audien dengan Bupati Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News| Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang, Perhutani…

5 jam ago

Promo Spesial McDonald’s x Debit BRI, 27–28 Juli! PaNas 1 + PaNas 2 Cuma Rp45.130

Jatim.News.Com – Kabar gembira bagi pencinta ayam krispy McDonald’s! Promo spesial kolaborasi McDonald’s x Kartu…

1 hari ago

Kapolres Lamongan Perkuat Sinergi dengan Kajari Lamongan, Wujudkan Penegakan Hukum yang Efektif

Lamongan, Jatim.News – Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.SI. melaksanakan silaturahmi dengan Kepala…

2 hari ago

Perhutani Hadiri Rapat Kerja DPRD Nganjuk, Tindak Lanjut Relokasi Lahan Warga Dampak Pembangunan Bendungan Semantok

NGANJUK,Jatim.News | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri Rapat Kerja DPRD Kabupaten Nganjuk mengenai…

3 hari ago