PENDIDIKAN

Mahasiswa KKN-P 26 UMSIDA : Luncurkan Inovasi Susu Jelly untuk Dukung Peternak Lokal di Desa Blarang

PASURUAN, Jatim.News — Desa Blarang, Dusun Pronojiwo – Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) sukses menggelar kegiatan inovatif pada tanggal 14 Februari 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung peternak lokal dengan meluncurkan produk susu jelly yang terbuat dari 100% susu murni yang diambil langsung dari peternak di Desa Blarang, Dusun Pronojiwo. Produk ini kemudian dibagikan secara gratis kepada siswa-siswa dan staf guru di SDN 2 Blarang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang diusung oleh kelompok KKN-P 26 UMSIDA. Melalui inovasi susu jelly, mahasiswa berharap dapat meningkatkan nilai ekonomis susu segar yang dihasilkan oleh peternak lokal sekaligus memperkenalkan produk olahan susu yang sehat dan bergizi kepada anak-anak sekolah dasar.

Inovasi Susu Jelly: Dukungan Nyata untuk Peternak Lokal

Susu jelly yang dibuat oleh mahasiswa KKN-P 26 UMSIDA ini merupakan hasil kolaborasi dengan peternak lokal di Desa Blarang. Susu segar diolah dengan teknik khusus agar memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang lezat, namun tetap mempertahankan kandungan gizi asli dari susu murni. Produk ini tidak hanya enak dikonsumsi, tetapi juga kaya akan kalsium dan protein yang baik untuk pertumbuhan anak-anak.

“Kami memilih susu sebagai bahan utama karena Desa Blarang memiliki potensi peternakan sapi perah yang cukup besar. Namun, selama ini peternak kesulitan memasarkan susu segar karena keterbatasan akses dan daya tahan produk yang singkat. Dengan mengolah susu menjadi susu jelly, kami berharap dapat membantu meningkatkan pendapatan peternak sekaligus memperkenalkan produk olahan susu yang lebih tahan lama,” jelas Ketua Kelompok KKN-P 26 UMSIDA, Anasdyto.

Kegiatan pembagian susu jelly ini mendapat sambutan hangat dari siswa-siswa dan staf guru SDN 2 Blarang. Para siswa terlihat antusias mencoba produk baru tersebut, sementara para guru mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-P 26 UMSIDA dalam mendukung peternak lokal dan mempromosikan gaya hidup sehat.

Dalam wawancara singkat, annasdyto selaku Ketua Kelompok KKN-P 26 UMSIDA menyampaikan pendapatnya terkait program ini: “Program susu jelly ini adalah salah satu bentuk komitmen kelompok KKN-P 26 kami untuk memberdayakan masyarakat Desa Blarang, terutama dusun pronojiwo. Kami percaya bahwa dengan memanfaatkan potensi lokal, kita dapat menciptakan dampak positif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran bagi kami sebagai mahasiswa untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat.”

Program inovasi susu jelly ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga dapat menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat Desa Blarang. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan dinas terkait, produk susu jelly ini berpotensi menjadi salah satu produk unggulan daerah yang dapat dipasarkan secara lebih luas.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi atau lebih tepatnya kelompok KKN-P 26 Desa Blarang dan masyarakat dapat menciptakan solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan lokal. Mahasiswa KKN-P 26 UMSIDA berharap bahwa program ini dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Kegiatan KKN-P 26 UMSIDA di Desa Blarang pada tanggal 14 Februari 2025 ini telah membawa angin segar bagi peternak lokal dan masyarakat setempat. Melalui inovasi susu jelly, mahasiswa tidak hanya membantu meningkatkan perekonomian peternak, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya mengonsumsi makanan sehat kepada anak-anak. Semoga langkah ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi Desa Blarang dan sekitarnya.

Prosesnya dengan membuat susu sapi murni dengan topping jelly lalu diberi tambahan variasi rasa, dan topping nya dibuat dari serbuk jelly yang dibeli dari toko bahan kue dengan cara dimasak lalu jelly potong kecil.

Proses pembuatannya cukup mudah, diawali dengan merebus susu sapi hingga hangat lalu diberi gula dan perasa. Toppingnya dibuat dari serbuk jelly yang bisa dibeli dari toko bahan kue dengan cara dimasak hingga mendidih. Kemudian biarkan jelly hingga dingin kemudian jelly dipotong kecil-kecil. Masukkan dalam lemari es agar lebih segar waktu menikmati.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, mahasiswa KKN-P 26 UMSIDA membuktikan bahwa kontribusi nyata dari generasi muda dapat menjadi kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. (*)

jatim.news

Recent Posts

Demi Keselamatan, Perhutani Jombang Bersama TNI dan Polri Tutup Wisata Kali Grojokan Duwur

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani KPH Jombang melalui BKPH Krondong bersama TNI dan Polri Menutup Wisata…

1 hari ago

Oknum Mengaku “PSHT JJ” Geruduk Tempat Latihan di Saradan, Tim LHA Pusat Madiun Resmi Lapor Polisi

MADIUN, Jatim.News -- Suasana tenang di tempat latihan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayah…

2 hari ago

Perhutani dan Bappeda Nganjuk Bahas Kerjasama Pemasangan Listrik

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri undangan Kepala Bappeda Kabupaten Nganjuk…

3 hari ago

Mengakhiri Ilusi Dominasi, Membangun Keseimbangan Dunia

OPINI, Jatim.News -- Dunia tidak lagi berada dalam satu genggaman. Narasi lama tentang satu kekuatan…

7 hari ago

Perpanjangan Kerjasama Wisata, Perhutani Nganjuk Gelar Pertemuan Dengan Disporabudpar

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri undangan dari Pemerintahan Kabupaten Nganjuk…

7 hari ago

Perhutani Ikuti Upacara Hari Jadi ke 1089 Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, Jatim.News -- Perum Perhutani KPH Nganjuk mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk dengan menghadiri agenda…

7 hari ago