HUKUM DAN KRIMINAL

Diduga Tipu Pembeli, CV Tiga Berlian Dilaporkan Polisi

JOMBANG, Jatim.News – Merasa ditipu membeli tanah kapling, Dua Warga asal Desa Kamal Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan Madura laporkan Direktur CV Tiga Berlian yang beralamatkan di Desa Mancilan Kecamatan Mojagung Kabupaten Jombang atas dugaan penipuan jual beli tanah Kapling.

Kedua pelapor tersebut antara lain Arti Wahyuni dan Restu Ningsih yang merupakan warga Bangkalan. Sedangkan terlapor merupakan Nurus Syafira warga Desa Kauman Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto dan Nor Ali Machmudin warga Desa Tejo Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang yang mana selaku direktur Utama dari CV. Tiga Berlian.

Keduanya dilaporkan ke Polres Jombang atas dugaan penipuan jual beli tanah kapling yang berlokasi Desa Betek Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Tidak tanggung-tanggung, kedua korban melaporkan atas empat bidang tanah kapling yang nilainya ratusan juta tersebut karena tanah yang mereka beli tidak jelas.

Empat kapling tersebut dibeli oleh Arti Wahyuni sebanyak tiga bidang senilai Rp. 183.000.000 yang mana hanya kurang pembayaran sebesar Rp. 15.050.000. Sedangkan satu bidang tanah dibeli Restu Ningsih senilai Rp. 63.000.000.

Arti Wahyuni menjelaskan alasan melaporkan Direktur CV. Tiga Berlian lantaran pihaknya merasa ditipu karena bidang tanah yang ia beli dialihkan tanpa persetujuanya ke lokasi lain yang juga tidak jelas kepemilikanya. Kecurigaan itu muncul saat pihak CV Tiga Berlian tidak bisa menunjukan bukti kepemilikan tanah sebagai pengganti.

“Ya kita laporkan mas, masak tidak ada kesepakatan sebelumnya tanah yang kita beli tiba-tiba dialihkan ke tanah kapling lain. Ya saya tidak mau dong, kan lokasi yang dijadikan alasan tersebut juga tida jelas kepemilikanya,” ungkatnya, Selasa (22/8/2023).

Arti Wahyuni mengaku juga sudah sebanyak dua kali hadir ke Polres Jombang untuk dimintai keterangan dan menunjukan bukti-bukti laporan. “Iya mas saya sudah ada panggilan dua kali yaitu pada bulan Febuari 2023 kemarin,” pungkasnya.

Diketahui, Polres Jombang telah mengeluarkan Surat Perintah Tugas dan Surat Perintah Penyelidikan yang tertanggal 20 Februari 2023 kemarin. Serta Pelapor telah mendapatkan undangan permintaan keterangan tertanggal 28 Februari 2023 di Ruang Unit Pidum Satreskrim Polres Jombang. (tyo)

jatim.news

Recent Posts

Perhutani Nganjuk Matangkan Rencana Tebang Muat Angkut (TMA) Tebu di Kawasan Hutan

Berita.jatim.Com, Nganjuk- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama PT PG Rajawali I melaksanakan survei…

4 hari ago

Momen Kehangatan Jumat Legi: Saat Perhutani, Satpol PP, dan Wartawan Jombang Bersimpuh dalam Doa

Jatim.News.Com JOMBANG – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang kembali menggelar pengajian rutin Jumat Legi…

5 hari ago

Jaga Kelestarian Lingkungan, Polres Madiun Gandeng Perhutani KPH Madiun Tanam Ribuan Bibit

Jatim.News.Com Madiun - Polres Madiun bersama Perhutani KPH Madiun melaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka…

7 hari ago

Demi Keselamatan, Perhutani Jombang Bersama TNI dan Polri Tutup Wisata Kali Grojokan Duwur

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani KPH Jombang melalui BKPH Krondong bersama TNI dan Polri Menutup Wisata…

2 minggu ago

Oknum Mengaku “PSHT JJ” Geruduk Tempat Latihan di Saradan, Tim LHA Pusat Madiun Resmi Lapor Polisi

MADIUN, Jatim.News -- Suasana tenang di tempat latihan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayah…

2 minggu ago

Perhutani dan Bappeda Nganjuk Bahas Kerjasama Pemasangan Listrik

NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri undangan Kepala Bappeda Kabupaten Nganjuk…

2 minggu ago