Arsip - Satgas PMK saat mengambil cairan vaksin menggunakan jarum suntik di sentra peternakan sapi di Sumberingin Kidul Tulungagung Jawa Timur, Jumat (3/1/2025). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko.
Pacitan – Pada Jumat, 17 Januari 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sebanyak 7.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke Kabupaten Pacitan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso, menyatakan bahwa vaksinasi ini di prioritaskan untuk sapi yang benar-benar sehat.
Vaksin yang di terima segera terdistribusikan ke petugas kesehatan hewan untuk di suntikkan ke sapi milik peternak. Hingga kini, tercatat ada 1.028 sapi di Pacitan terjangkit PMK, dengan 80 sapi masih terinfeksi, 66 sembuh, 66 di potong paksa, dan 98 ekor mati. Peternak sapi di Lingkungan Plelen, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan Kota, berharap vaksinasi kali ini dapat merata.
Sebelumnya, stok vaksin PMK di Pacitan sempat kosong, sementara jumlah sapi terpapar di laporkan mencapai 791 ekor. Dengan populasi sapi yang mencapai 59 ribu ekor, DKPP Pacitan meminta tambahan 20 ribu dosis vaksin ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Pertanian. Vaksinasi lanjutan terjadwalkan pada akhir tahun lalu, tetapi hingga kini baru terealisasi melalui bantuan tahap awal sebanyak 7.000 dosis.
(abi)
NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani KPH Jombang melalui BKPH Krondong bersama TNI dan Polri Menutup Wisata…
MADIUN, Jatim.News -- Suasana tenang di tempat latihan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayah…
NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri undangan Kepala Bappeda Kabupaten Nganjuk…
OPINI, Jatim.News -- Dunia tidak lagi berada dalam satu genggaman. Narasi lama tentang satu kekuatan…
NGANJUK, Jatim.News -- Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk menghadiri undangan dari Pemerintahan Kabupaten Nganjuk…
NGANJUK, Jatim.News -- Perum Perhutani KPH Nganjuk mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk dengan menghadiri agenda…