HUKUM DAN KRIMINAL

Lima Tersangka Curanmor Ditangkap Polisi Madiun, Terungkap Aksi Kejahatan di 19 Lokasi

Madiun – Polres Madiun berhasil menangkap lima tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di 19 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum setempat. Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, menyatakan bahwa kelima tersangka tersebut berasal dari tiga kelompok berbeda yang melakukan aksi curanmor di berbagai lokasi.

Kelompok pertama terdiri dari tersangka WR dan DAS yang beraksi di 17 TKP. Mereka merupakan spesialis pelaku curanmor dan residivis yang menggunakan kunci T untuk mencuri sepeda motor yang terparkir di tempat indekos atau rumah yang tidak berpagar. Kelompok kedua adalah tersangka TH yang mencuri sepeda motor di area persawahan yang di tinggal pemiliknya. Kelompok ketiga terdiri dari tersangka MR dan satu pelaku lainnya yang mencuri sepeda motor di area rumah indekos.

Pelaku mencuri di waktu tengah malam sekira jam 23.00 WIB hingga jam 04.00 WIB dinihari di saat pemilik kendaraan sedang tidur. Para pelaku juga sudah mempersiapkan gunting pemotong , jika menemui sasaran berada di tempat parkir yang berpagar.

“Hasil pengembangan, selain 17 lokasi di Polres Madiun Kota, kedua pelaku juga melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum polres lain, yakni Kabupaten Madiun dan Ponorogo,” kata dia. Motor-motor hasil curian tersebut mereka jual lagi dengan harga murah tanpa surat-surat resmi melalui media sosial.

Polres Madiun Kota berkomitmen untuk memberantas dan melakukan penegakan hukum secara profesional terhadap kasus curanmor yang meresahkan warga. Masyarakat di imbau untuk lebih berhati-hati dan memastikan kendaraan bermotor terparkir di tempat yang aman.

“Kami juga meminta masyarakat Kota Madiun agar berhati-hati dan jangan lengah terhadap kasus curanmor yang rawan terjadi. Kami berpesan, pastikan kendaraan bermotor terparkir di tempat aman, sudah terkunci dengan baik, dan bila perlu dengan menambah pengaman ganda,” kata AKP Agus.

Atas perbuatannya, para tersangka melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang terancam dengan hukuman pidana penjara 7 tahun.

(abi)

Nur Abidah

Recent Posts

Penemuan Bayi Dalam Kardus di Gubuk Warung, Polsek Karangbinangun Bergerak Cepat

LAMONGAN, Jatim.News– Warga dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang baru lahir di dalam kardus…

4 hari ago

Tiga Kendaraan Tabrakan Beruntun Di Tikung, Polisi Ungkap Penyebabnya

Lamongan, Jatim.News– Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Lamongan-Mantup, tepatnya di Desa…

5 hari ago

Jasmerah! Isbiantoro Pemilik Nama PSHT dan SHT Sampai 2036

MADIUN, Jatim.News -- Status kepemilikan merek Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Setia Hati Terate…

6 hari ago

Apa Itu Bell’s Palsy ? Dokter RSUD Jombang Ungkap Gejalanya

JOMBANG, Jatim.News.com— Wajah yang tiba-tiba mencong atau sulit digerakkan pada salah satu sisi kerap membuat…

6 hari ago

Babinsa Tikung Gerak Cepat Cek Rumah Roboh Akibat Angin Kencang

​LAMONGAN, Jatim.News — Bencana angin kencang kembali menerjang kawasan Kabupaten Lamongan dan menyebabkan kerusakan pada…

1 minggu ago

Beri Rasa Aman, Pamapta Patroli Sasar Toko Emas Di Pasar Kota Lamongan

Lamongan, Jatim.News– Polres Lamongan melalui personel Pamapta 110 melaksanakan patroli dan pemantauan di kawasan Pasar…

1 minggu ago