Perhutani Nganjuk Bersinergi Dalam Pelestarian Sumber Mata Air Plawon Bersama Yayasan Ficu Indonesia

perhutani nganjuk
Aksi penanaman pohon yang dilakukan Perhutani Nganjuk bersama Yayasan Ficu Indonesia. (istimewa)

NGANJUK, Jatim.News — Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk bersama Yayasan Ficus Indonesia, Cabang  Dinas Kehutanan Wilayah Nganjuk, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Margo Makmur Desa Ngadiboyo, dan relawan pemerhati lingkungan, melakukan penanaman pohon dalam rangka meletarikan sumber mata air dengan jenis bambu, beringin, nangka, jambu, merbei,  alpukat, matoa, serta tanaman keras lainnya seperti beringin, gayan dll., di area Sumber Mata Air Plawon, Petak 31A-3, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Turi, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tritik pada Minggu (01/02).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tritik Arjuno Suwito yang mewakili Administratur KPH Nganjuk Dwi Puspitasari, Ketua Yayasan Ficus Indonesia, pemangku KPS Plawon Agus Marlin dari Yayasan Ficus Indonesia, Cabang  Dinas Kehutanan Wilayah Nganjuk, LMDH Margo Makmur, beberapa relawan pemerhati lingkungan,  KRPH Turi Wartono, segenap mandor RPH Turi, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama setempat.

Asper KBKPH Tritik Arjuno Suwito dalam keterangannya menyampaikan, bahwa penanaman pohon ini bertujuan untuk menjaga serta melestarikan alam dan Sumber Mata Air Plawon yang ada di petak 31A-3 Kawasan Hutan RPH Turi BKPH Tritik. Penanaman dilakukan di sekitar sumber mata air. Harapannya nantinya dapat memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat, katanya.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ekosistem, ekologi dan kelestarian hutan. Khususnya di wilayah Desa Ngadiboyo Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk Harapannya dapat memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan yang akan datang,” tutupnya.

Sementara itu, pemangku KPS Sumber Mata Air Plawon Agus Sumarlin, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Perum Perhutani dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan menanam di sekitar mata air di petak 31A-3 RPH Turi  karena manfaatnya dapat menjaga sumber mata air khususnya dan menjaga kelestarian hutan pada umumnya yang merupakan tanggung jawab kita bersama, ujarnya. Senada dengan itu, Ketua Yayasan Ficus Indonesia dr. Ari Purnomo Adi mengapresiasi kegiatan penanaman bersama ini, ia pun, berharap semua masyarakat bisa bersama-sama, saling menjaga dan merawat sumber mata air, karena air sangat dibutuhkan oleh semua lapisan masyarakat, ungkapnya. (pras/jal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *