Angin Puting Beliung Terjang Desa Banjaragung, Puluhan Rumah Alami Kerusakan Parah

JOMBANG,Jatim.News – Bencana angin puting beliung melanda wilayah Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, pada Rabu (15/7/2026) siang. Fenomena cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian atap. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa yang cukup menggemparkan warga setempat ini.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat kejadian, sebagian besar warga sedang beraktivitas di sekitar lingkungan rumah. Saksi mata menuturkan bahwa suasana siang yang awalnya tenang tiba-tiba berubah mencekam saat terdengar suara gemuruh yang cukup keras.

Bacaan Lainnya

“Waktu itu banyak warga sedang duduk di warung kopi untuk beristirahat. Tiba-tiba saja terdengar suara bising yang sangat kuat, disusul angin berputar kencang yang menyapu atap rumah-rumah di sini. Semuanya berlangsung sangat cepat,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Angin kencang tersebut tercatat meluluhlantakkan atap puluhan rumah, menyebabkan genteng berhamburan hingga konstruksi atap kayu yang porak-poranda.

Respon Cepat Pemerintah Kecamatan

Mendengar informasi tersebut, Sekretaris Camat (Sekcam) Bareng, Arfan Budi Sucahyo, segera turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi warga yang terdampak. Setibanya di lokasi, Arfan memastikan bahwa prioritas utama saat ini adalah pendataan warga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah.

“Kami sudah melihat langsung kondisi lapangan. Memang benar ada puluhan rumah yang atapnya rusak akibat puting beliung. Kami akan segera melaporkan kejadian ini kepada pimpinan di tingkat kabupaten dan berkoordinasi intensif dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang untuk segera melakukan asesmen,” jelas Arfan di lokasi.

Harapan Pemerintah Desa

Sementara itu, Kepala Desa Banjaragung Hasan Solaiman, S.Sos. menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya. Ia berharap agar proses pendataan dan bantuan dapat segera direalisasikan demi meringankan beban masyarakat yang terdampak.

“Kami dari pihak desa sedang mengupayakan agar warga yang rumahnya rusak parah bisa segera tertangani. Kami juga sudah meminta warga untuk tetap waspada dan saling membantu membersihkan puing-puing. Harapan kami, bantuan dari pemerintah atau dinas terkait bisa segera turun, terutama untuk material perbaikan atap agar warga tidak perlu tidur di rumah yang terbuka saat hujan turun nanti,” ujar Hasan.

Hingga saat ini, warga dibantu oleh perangkat desa dan relawan masih melakukan kerja bakti untuk membersihkan material sisa-sisa bangunan. Masyarakat berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan logistik maupun material bangunan untuk perbaikan tempat tinggal mereka.(mar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *